Langsung ke konten utama

Jangan Banyak Alasan!

* Apa yang sebenarnya menghentikanmu?

* Apa kau terlalu lelah?

* Tidak cukup tidur?

* Tak punya energi?

* Tak punya modal skill dan material?

Atau yang sebenarnya menghentikanmu dari mencapai hasil terbaik itu adalah, dirimu sendiri?

"Alasan" bagi banyak orang selalu dibuat-buat demi menghentikan langkahnya untuk maju. Kemenangan yang bisa dicapai dalam waktu yang singkat, terhalangi oleh dalih dan kilah yang diciptakan demi membuang-buang waktu.

Orang yang membuat banyak alasan, mengeluhkan diri tentang ketidak mampuannya akan sesuatu, sembari melihat orang lain sukses dengan jalan yang mereka tempuh.

Kalau orang lain bisa, maka kau pun bisa melakukannya. Jangan bilang ini teori, ini juga bukan rumus matematika, sejatinya hanya realitas dan fakta.

Perbedaan dirimu dengan orang yang telah mencapai kesuksesan pada bidang yang kau harapkan, bahwa orang tersebut tidak banyak beralasan. Motivasi mereka kuat dan pantang dialihkan.

Sehingga langkah kakinya mulus menempuh jalan yang dia cita-citakan, tangannya ringan menggenggam sesuatu yang didambakan banyak orang, termasuk diri dan hasratmu.

Alasan memang terdengar nyaman, seperti seorang teman yang menenangkan. Sayangnya alasan adalah virus kemalasan yang mempengaruhimu untuk menunda-nunda waktu.

Kalau kau punya teman yang membuatmu lalai dari kehidupan dan menjadikanmu ragu, maka saatnya mencari kawan baru. Jangan banyak alasan untuk membuang alasan itu.

Layaknya seorang teman, alasan membuat kita merasa aman, menghibur kita dengan angan-angan. Katanya waktu masih panjang, kesuksesan bisa dikejar minggu depan, usahamu sekarang belum ada dorongan.

Benarkah demikian? Jawabannya tidak! Alasan-alasan yang kau ciptakan, telah menipumu menuju penyesalan yang menyakitkan.

Alasan-alasan itu adalah kebohongan, fabrikasi, ciptaan khayalan dari pikiran pecundang. Dan bagaimana cara mengalahkan kebohongan? Yaitu dengan kebenaran serta kejujuran.

Dan kebenarannya adalah: Sesungguhnya kau punya waktu untuk mencapainya, kau punya tenaga untuk melakukannya, kau punya kemampuan, pengetahuan, dan potensi untuk menyusun mahakarya kesuksesan.

Cita-cita terpendam yang kau inginkan menjadi takdirmu, bisa kau dapatkan dengan kebanggaan. Asalkan jangan banyak alasan!

Jujurlah pada dirimu bahwa selama ini kau sudah banyak menanam alasan, membiarkan dirimu terbuai godaan. Maka saatnya untuk bangun, gambarkan tempat tidurmu sekarang sebagai bentuk alasan itu.

Dan kau pun meninggalkannya dengan angkuh untuk membersihkan dirimu, merapihkan pakaianmu, dan mulai menatap harapan sukses sembari anggota badanmu bekerja untuk mengejarnya, mencapainya, dan memeluknya.

Tidak ada yang mustahil, semua orang melalui jalan yang berliku, segala sesuatu mungkin menjadi lebih sulit, setiap orang melalui fase ini.

Tapi mereka tidak berhenti berjalan, mereka tidak mengeluhkan sembari mencari-cari celah untuk mulai beralasan. Bagi mereka alasan adalah tantangan, dan tantangan berarti untuk dilawan.

Lawanlah tantangan itu, bunuhlah alasan tersebut dengan pisau kesibukan. Pertahankan sifat produktifmu untuk mencapai kemenangan, jangan biarkan kemalasan menyalip lintasanmu.

Dan ketika alasan tak lagi menghantuimu, pada waktunya kau akan sadar, garis finish tempat belahan sejatimu berada adalah kesuksesan yang sudah lama kau motivasi kan.

Tanpa banyak alasan, kegagalan bukan lagi persoalan. Melainkan pembuktian bahwa kau sedang menempuh jalur kebenaran, jalur yang ditapaki setiap insan sebelum mencapai khayangan kehidupan.

Jangan Banyak Alasan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Video Animasi Kelam (Dark) Tapi Penuh Makna Mendalam

Seperti film pada umumnya, Animasi juga memiliki banyak genre, bahkan sebenarnya melebihi kategori yang sudah akrab didengar ketika kita berbicara genre yang terdapat pada dunia perfileman. Seperti film action yang akrab diputar di televisi maupun genre horror dan sci-fi yang jadi tontonan mingguan di bioskop terdekat. Ini karena Animasi memiliki keunikan, yaitu tidak dibatasi oleh penggunaan aktor manusia yang penuh kekurangan. Dengan demikian, seseorang bisa membuat film animasi pribadi tanpa perlu membutuhkan bantuan pihak lain. Di YouTube sendiri, banyak animator yang membuat animasi secara independen. Film animasi pendek dalam situs daring berbagi video tersebut memiliki beragam genre dan tema. Termasuk topik berat yang belum bisa dikonsumsi anak yang masih dibawah umur. Kisah plot yang dark, satire, politik, dll yang kemudian disajikan dengan makna mendalam. Rata-rata video animasi karya para channel animator ini bersifat visual storytelling, yakni animasi yang tidak memil...

Asal Usul Paganisme | Cerpen

Alkisah ribuan tahun sebelum Abraham, Almasih, dan Abdullah lahir ke bumi, terdapat sebuah negeri dengan kemajemukan penduduknya yang asri. Penduduk negara kecil itu mayoritasnya lebih suka hidup berbaur bersama-sama, tanpa sekat dan kasta, alhasil mereka tidak memiliki pemimpin yang berkuasa. Karena celah tersebut negara ini akhirnya dikuasai oleh 3 kelompok spiritual agama, bersama pemimpinnya masing-masing yang terus mewartakan kebenaran mereka untuk menambah massa. Mengusung ajaran dari Dewa yang Satu, banyak penduduk desa dan kota yang tertarik untuk mencoba agama-agama import itu. 3 tokoh spiritual itu memang berasal dari negeri lain dari kultur keadaan yang berbeda-beda, yang akhirnya sama-sama diasingkan karena dianggap orang gila oleh masyarakatnya sendiri. Beruntung bagi penduduk lain, mereka dipandang sebagai musafir pembawa kabar baik dan pengkhotbah bathin. 3 tokoh agama ini terus menyampaikan dogma mereka, yang intinya untuk percaya Tuhan pencipta dunia, meski sosok...

Ekspedisi Pendakian Gunung Bambapuang

Gunung Bambapuang adalah gunung yang terdapat di wilayah Enrekang, tepatnya di daerah Dusun Kotu, Desa Bambapuang. Gunung dengan ketinggian 1557 meter ini sering menjadi destinasi pendakian para wisatawan lokal Indonesia. Terkadang traveler bule yang berwisata di Enrekang juga menikmati keindahan gunung ini dari bawah. Pada masa PKL yang merupakan salah satu kewajiban perkuliahan, saya ditempatkan bekerja di Enrekang bersama teman saya yang kebetulan memang kelahiran sana. Karena itulah saya berkesempatan turut melakukan ekspedisi pendakian gunung Bambapuang ini, tentunya bersama teman saya itu dan beberapa rekan lain. Mendaki gunung jelas pengalaman pertama yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Kegiatan ini membuat saya bersemangat dan excited, memikirkan akhirnya saya dapat mengalami sendiri experience dari lagu anak-anak "Naik Naik ke Puncak Gunug" yang sering saya lantunkan waktu SD. Hehe.. Tapi selain itu ada pula perasaan deg-degan karena sebagai anak bawang ...